Laman

Senin, 12 September 2011

Membandingkan Playbook dan Ipad

PLAYBOOK


PlayBook yang diklaim sebagai tablet profesional pertama telah diungkap oleh pembuat BlackBerry. Inilah yang harus diketahui soal tablet yang akan muncul pada 2011.

Pertama, PlayBook ini tidak akan terlalu bergantung pada aplikasi pihak ketiga karena menyajikan pengalaman web secara penuh. Tablet ini mampu menampilkan Flash, format video dan materi interaktif dari Adobe System.
“Anda tidak perlu mengunduh (download) aplikasi YouTube karena Anda bisa mendapatkan YouTube di web,” kata CEO RIM lain, Jim Balsillie.
Kedua, saat iPad memiliki kekurangan tidak punya kamera sama sekali, PlayBook unggul dengan dua kamera, sisi belakang dan kamera muka.
Selanjutnya, komputer tablet ini memiliki WiFi dan Bluetooth meskipun butuh link untuk berhubungan dengan smartphone BlackBerry saat mengakses jaringan seluler.
PlayBook juga bisa multitasking. Dengan prosesor 1GHz dual-core, perangkat ini mampu melaksanakan beberapa fungsi dalam satu waktu. Meskipun kunci pendukungnya adalah RAM yang memungkinkan PlayBook berjalan dengan kecepatan penuh.
Kemudian, tablet ini dapat menggunakan sistem nirkabel sehingga menjadi ‘layar pengganti’ bagi BlackBerry Anda. PlayBook dan BlackBerry kemungkinan besar dapat berinteraksi satu sama lain sehingga tidak perlu khawatir soal isu sinkronisasi.
Tidak hanya itu, Anda tidak perlu khawatir dengan data yang tertinggal jika koneksi terputus.
Berdasarkan keterangan Mashable, Anda tidak perlu khawatir menanti terlalu lama karena perangkat ini muncul di awal 2011 di kawasan Amerika Utara. Tidak hanya itu, PlayBook muncul di seluruh dunia pada kuartal kedua.
Komputer tablet ini menggunakan layar sebesar 7 inci. Sebagai perbandingan, layar iPad berukuran 9,7 inci dan Streak milik Dell berukuran 5 inci.
PlayBook memiliki berat 400 gram berbanding dengan iPad seberat 680 gram atau Streak seberat 220 gram. Galaxy Tab sendiri diperkirakan seberat 370 gram. Ini juga menggunakan Adobe Flash 10.1.
Yang terakhir, RIM belum mengeluarkan pernyataan soal harga namun diperkirakan lebih rendah dari harga tablet yang telah muncul di masyarakat. Sebagai perbandingan, iPad bernilai US$ 499 (Rp 4,5 juta), Galaxy Tab senilai US$950 (Rp8,6 juta) dan Streak seharga US$300 (Rp 2,7 juta). 

iPAD
iPad merupakan gadget teranyar yang dirilis oleh Apple yang berguna sebagai e-Book Reader. Selebihnya iPad juga bisa digunakan untuk mendengarkan musik, bermain gam, nonton film, dan juga mengakses berbagai situs internet, khususnya situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

Untuk lebih memperjelas fungsi iPad bagi teman-teman, maka berikut ini sedikit tulisan cuplikan yang didapatkan penulis dari situs detikinet, dimana dengan tulisan berikut mungkin akan memperjelas, sejelas-jelasnya tentang apa itu iPad.

Saat pertama sekali mengenalkan iPad, Steve Jobs menyebutkan gadget ini akan mengisi 'ruang kosong' antara iPhone dan MacBook.

Dari sisi ukuran dan kelengkapan perangkat, iPad memang cocok untuk mengisi ruang tersebut. Ia lebih besar daripada iPhone, namun tak cukup berbobot seperti MacBook (atau laptop lain).

Bagi pengguna Windows atau Linux, sebenarnya sudah ada sebuah gadget yang mengisi ruang tersebut. Gadget ini punya fungsi dasar sebagai 'pelahap konten online', namun juga bisa dipakai bekerja secara terbatas. Namanya adalah Netbook.

Tapi, Netbook tidak sama dengan iPad. Kedua benda itu memiliki terlalu banyak perbedaan untuk bisa dibandingkan secara langsung. Pada prakteknya, Netbook bahkan lebih identik sebagai 'alat kerja' sedangkan iPad sebagai 'alat hiburan'.

Bentuk

Ukuran iPad cukup besar untuk menikmati konten seperti komik digital, halaman web, maupun video. Namun ia tidak terlalu besar sehingga menyulitkan untuk mengoperasikannya dengan satu tangan.

Hanya saja, bobot iPad yang seharusnya 'ringan' itu menjadi cukup berat untuk penggunaan dengan satu tangan di jangka waktu agak lama. Punggungnya yang terbuat dari aluminium pun turut mendukung rasa was-was pengguna: takut iPad-nya terselip dan jatuh!

Performa

Sejauh ini detikINET praktis tidak mengalami gangguan saat menjalankan aplikasi apapun pada iPad. Semua aplikasi bisa berjalan dengan lancar, mulai dari aplikasi untuk iPhone yang dipaksa melar hingga aplikasi yang memang dirancang untuk iPad.

Apple agaknya mengambil keputusan yang tepat dengan membatasi kemampuan multi-tasking pada iPad. Dampaknya, memori pada iPad tidak cepat terbebani oleh berbagai aplikasi yang berjalan di latar belakang.

Kegunaan

iPad cocok digunakan bagi mereka yang gemar melahap konten. Meski belum sepenuhnya 'siap' untuk hadir di Indonesia, berbagai konten sudah bisa dinikmati lewat iPad. Ini termasuk video di YouTube, berbagai situs online dan juga media massa yang menghadirkan aplikasinya di iPad.

iPad juga cocok digunakan untuk mereka yang gemar bermain game. Pilihan game pada iPad semakin lama semakin banyak, sama seperti iPhone yang makin dilirik oleh para pengembang game dunia.

Bagi mereka yang sudah memiliki notebook dan sebuah iPhone, iPad akan menjadi perangkat tersier yang hanya digunakan pada saat tertentu. Bila akan bepergian, kemungkinan besar iPad yang akan 'dikorbankan' daripada tidak membawa iPhone (atau ponsel lain) dan notebook.

Jadi demikianlah. Bagi pengguna yang yakin bakal gemar melahap konten dan juga mengakses berbagai aplikasi serta game iPad, gadget ini sudah cukup berguna untuk dibeli sekarang (meski belum resmi masuk Indonesia). Namun bagi yang ingin sebuah alat dengan banyak fungsi, sebaiknya menunggu iPad generasi berikutnya.

iPad memang gadget yang cantik, dan punya cukup banyak kegunaan, namun belum bisa dikatakan sebagai sebuah kebutuhan bagi kebanyakan pengguna komputer di Indonesia. Tunggu satu atau dua tahun lagi, terutama jika harganya sudah makin terjangkau, bukan tak mungkin iPad akan selazim notebook atau ponsel.



SUMBER : klik disini , klik disini2

0 komentar:

Posting Komentar

Thanx dah mau komen