Laman

Kamis, 07 Juli 2011

Komunikasi data dan Jaringan Komputer

Komunikasi data dan jaringan komputer
Tugas mata kuliah : “Komunikasi Data” 
Dosen : Ervan Rusdi, S.Kom
Disusun oleh : Esti Yuliana
NIM : SIR200938
STMIK WIDYA UTAMA PURWOKERTO




1.1 REVOLUSI KOMUNIKASI KOMPUTER

Di tahun 1970-an dan awal 1980-an terlihat perpaduan dari bidang ilmu komputer dan
komunikasi data yang secara mendalam mengubah teknologi, produksi-produksi dan
perusahaan yang sekarang merupakan kombinasi industri komunikasi komputer.
Revolusi ini telah menghasilkan kenyataan yang menarik, antara lain :
· Tidak adanya perbedaan fundamental/pokok antara data processing
(komputer) dan komunikasi data (peralatan transmisi dan switching).
· Tidak adanya perbedaan fundamental antara komunikasi data, voice (suara),
dan video.
· Jalur-jalur antara single -processor computer, multi-processor computer,
jaringan lokal, jaringan metropolitan dan jaringan jarak jauh sudah kabur.
Akibatnya perkembangan besar pada industri komputer dan komunikasi baik dari
fabrikasi komponen sampai sistim integrasi dan perkembangan dari sistim integrasi
yang mentransmisi dan memproses semua tipe data dan informasi. Keduanya baik
teknologi dan standar teknik organisasi sedang diarahkan ke single public system
yang menyatukan semua komunikasi yang dibuat secara nyata semua sumber data dan
informasi di dunia secara mudah dan dapat diakses bersama-sama.

1.2 MODEL KOMUNIKASI
Tujuan utama dari komunikasi data yaitu untuk menukar informasi antara dua
perantara.
Data yaitu sebuah gambaran dari kenyataan, konsep atau instruksi dalam bentuk
formal yang sesuai untuk komunikasi, interprestasi atau proses oleh manusia atau oleh
peralatan otomatis.
Informasi yaitu pengertian yang diperuntukkan bagi data dengan persetujuanpersetujuan
memakai data tersebut.
Definisi-definisi ini dapat menjelaskan tujuan kita, yaitu : data dapat diidentifikasikan,
data dapat digambarkan, data tidak perlu mewakili sesuatu secara fisik; tetapi dari
semuanya itu data dapat dan sebaiknya digunakan untuk menghasilkan informasi. Hal
ini juga berarti bahwa data untuk satu orang akan muncul sebagai informasi untuk
yang lainnya. Informasi ini terbentuk ketika data ditafsirkan.

Untuk menukar informasi, kemudian, memerlukan akses ke elemen data dan
kemampuan untuk mentransmisikannya. Dalam gambar 1.1, informasi yang akan
ditukar adalah sebuah message yang berlabel m. Informasi ini diwakili sebagai data g
dan secara umum ditujukan ke se buah transmitter dalam bentuk suatu sinyal yang
berubah terhadap waktu. Sinyal g(t) ditransmisikan. Umumnya, sinyal tidak akan
dalam bentuk yang sesuai untuk transmisi dan harus diubah ke sinyal s(t) yang
sepadan dengan karakteristik dari medium transmisi. Sinyal itu kemudian
ditransmisikan melalui medium tersebut. Pada akhirnya, sinyal r(t), dimana mungkin
berbeda dari s(t), diterima. Sinyal ini kemudian diubah oleh receiver kedalam bentuk
yang sesuai untuk output.
Pengubahan sinyal g(t) atau data g, adalah sebuah pendekatan atau perkiraan dari
input. Akhirnya, device output menampilkan message perkiraan tersebut, m, kepada
perantara tujuan. Contoh : electronic -mail (pos elektronik) dan percakapan
telephone.Untuk kasus pada electronic -mail, diketahui bahwa device input dan
transmitter adalah komponen dari personal komputer. Perantara adalah pengguna
yang akan mengirim sebuah message kepada pengguna lainnya; sebagai contoh
"jadwal pertemuan pada tanggal 25 Maret dibatalkan" (m). Karakter string ini adalah
informasi. Pengguna lalu mengaktifkan electronic -mail pada PC dan memasukkan
message tersebut melalui keyboard (device input). Karakter string ini secara ringkas
disimpan dalam memory utama (main memory). Kita dapat memandangnya sebagai
rangkaian karakter (g) atau, rangkaian bit-bit (g) dalam memory. PC ini dihubungkan
ke beberapa medium transmisi seperti local network tranceiver atau modem. Data
input akan ditranfer ke transmitter sebagai rangkaian bit-bit (g(t)) atau lebih tepat,
rangkaian voltage shift (g(t)) pada beberapa bus komunikasi atau kabel. Transmitter
dihubung langsung ke medium dan mengubah bit-bit yang masuk (g(t)) menjadi
sebuah sinyal (s(t)) yang sesuai untuk transmisi.

1.3 KOMUNIKASI DATA
Topik yang akan dibicarakan, yaitu :
· Transmisi data.
· Data encoding, adalah proses transformasi data atau sinyal input kedalam
sinyal yang dapat ditransmisiskan.
· Teknik komunikasi data digital.
· Data link control.
· Multiplexing, menyatakan variasi teknik yang dipakai untuk membuat
pemakaian fasilitas transmisi lebih efisien.

1.4 JARINGAN KOMUNIKASI DATA
Dalam bentuk sederhana, komunikasi data terjadi antara 2 device yang secara
langsung berhubungan dengan medium transmisi point to point. Bila bentuk ini
dipakai maka:
· Bila device berada pada bagian yang jauh maka akan mahal, contoh : untuk
menghubungkan link antara 2 device yang jauhnya ribuan mil.
· Adanya set-set device, masing-masing memerlukan sebuah link ke lainnya
pada variasi waktu, contoh : semua telephone didunia dan semua terminal dan
komputer dimiliki oleh suatu organisasi tunggal kecuali untuk kasus dengan
sedikit device, hal tersebut tidak praktis untuk menggelar kabel antara masingmasing
pasangan device.


stasiun adalah suatu kumpulan device yang akan berkomunikasi, dapat berupa
komputer-komputer, terminal-terminal, telephone-telephone atau device komunikasi
lainnya. Tiap stasiun menghubungkan ke jaringan node (network node). Set-set node
tersebut merupakan pembatasan dari jaringan komunikasi yang sanggup mentransfer
data antar pasangan stasiun-stasiun.

Tipe dari jaringan komunikasi dalam buku ini :
· Switched network , data ditransfer dari sumber ke tujuan melalui hubungan
node seri.
o Circuit-switched network, arah komunikasi diwujudkan antara
2 stasiun melalui jaringan node contoh umum : jaringan
telephone.
o Packet-switched network, data dikirim dalam serangkaian
potongan-potongan kecil, yang dinamakan paket. Tiap paket
melewati jaringan dari node ke node sepanjang jalur yang
menghubungkan sumber ke tempat tujuan. Contoh umum :
komunikasi terminal ke komputer dan komputer ke komputer.
· Broadcast network, lihat gambar 1.4, terdapat transmitter/receiver yang
berkomunikasi melalui medium yang disebar oleh stasiun-stasiun lain. Suatu
transmisi dari satu stasiun di-broadcast ke dan diterima oleh semua stasiun
lainnya. Contoh sederhana : CB Radio System. Dalam kasus berikutnya data
ditransmisikan dalam paket-paket, karena medium dibagi-bagi, maka hanya
suatu stasiun pada suatu waktu yang dapat mentransmisi suatu paket.
o Packet radio networks, stasiun berada didalam range transmisi
satu sama lain dan broadcast (menyiarkan) secara langsung ke
satu sama lainnya.
o Satellite networks, data tidak ditransfer langsung dari
transmitter ke receiver tetapi di-relay melalui satelit: masingmasing
stasiun mentransmisi ke satelit dan menerima dari
satelit.
o Local networks, bentuk yang biasa dari broadcasting adalah
LAN dan MAN lihat gambar 1.4c dan d. LAN adalah jaringan
komunikasi yang meliputi daerah yang kecil seperti gedung
atau bagian kecil dar i gedung. MAN meliputi daerah yang lebih
luas, seperti antar gedung atau daerah kota. Dalam bus local
network , semua stasiun dihubungkan ke kawat biasa atau kabel.
Suatu transmisi oleh satu stasiun manapun manapun menyebar
pada medium yang panjang dalam kedua arah dan dapat
diterima oleh semua stasiun lainnya. Ring network terdiri dari
close loop, dengan masing-masing stasiun berhubungan ke
elemen repeating (pengulang). Suatu transmisi dari stasiun
manapun bersirkulasi mengelilingi ring melalui semua stasiun
lainnya dan dapat diterima oleh tiap stasiun selagi melewatinya.


1.5 ARSITEKTUR KOMUNIKASI KOMPUTER
Tugas-tugas yang harus dilaksanakan :
· Sistem sumber harus mengaktifkan path komunikasi data langsung atau
memberi informasi pada jaringan komunikasi identitas dari sistem yang dituju.
· Sistem sumber harus yakin sistem yang dituju siap menerima data.
· Aplikasi transfer file pada sistem sumber har us yakin bahwa program
manajemen file pada sistem tujuan siap untuk menerima dan menyimpan file.
· Jika format file yang dipakai pada dua sistem tidak kompatibel, sistem yang
satu atau lainnya harus melaksanakan fungsi format translasi.
Dalam pembahasan komunikasi komputer dan jaringan komputer, ada dua konsep
yang terpenting :
· protocol, dipakai untuk komunikasi antara entity-entity yang berbeda. Entity
adalah sesuatu yang mampu mengirim atau menerima informasi. Sistem
adalah obyek fisik yang mengandung satu atau lebih entity. Protocol
didefinisikan sebagai aturan yang dibangun untuk pertukaran data antara dua
entity. Elemen kuncinya :
o Syntax : termasuk hal seperti format data dan level sinyal.
o Sematics : termasuk kontrol informasi untuk koordinasi dan
mengatasi error.
o Timing : termasuk kecepatan pencocokan dan pengaliran.
· arsitektur komunikasi komputer, lihat gambar 1.5. Dimana terdapat 3 modul
yaitu
o modul file transfer mengandung semua logic yang unik untuk
file transfer application seperti transmisi pa ssword dan file
record.
o communication service module yang berhubungan dengan
kepastian bahwa dua sistem komputer sedang aktif dan siap
untuk transfer data dan menyimpan data yang sedang ditukar
untuk meyakinkan penyerahan. Tugas ini bergantung tipe
jaringan yang dipakai.
o network access module modul yang dimana memisahkan logic
untuk deal sebenarnya dengan jaringan. Jika jaringan yang
dipakai berubah maka akan mempengaruhi modul ini.

A THREE LAYER MODEL (MODEL TIGA LAYER )
Pada model ini terdapat tiga layer yaitu :
· network access layer : bersangkutan dengan pertukaran data antara suatu
komputer dengan suatu jaringan yang dituju. Komputer pengirim harus
melengkapi jaringan dengan alamat komputer tujuan agar jaringan dapat
meneruskan data ke tujuan yang diinginkan. Komputer pengirim mungkin
memiliki beberapa service seperti prioritas, yang tergantung dari layer pada
jaringan yang memisahkan fungsi yang harus dikerjakan access jaringan
kedalam layer yang terpisah. Layer yang sama tinggi mengadakan fungsi yang
sama.
· Transport layer : dimana terdapat mekanisme pertukaran data dimana data
harus tiba di aplikasi tujuan dan dalam bentuk yang sama.
· Application layer : mengandung logic untuk mendukung variasi penggunaan
aplikasi. Untuk tiap aplikasi yang berbeda, seperti transfer file, dibutuhkan
modul terpisah yang khusus untuk aplikasi tersebut.


Tiap komputer mengandung software pada akses jaringan (network access ) dan transport
layer dan software pada application layer untuk satu atau lebih aplikasi. Dalam hal ini
perlu dua level pengalamatan. Tiap komputer pada jaringan harus mempunyai address
(alamat) sendiri agar jaringan dapat mengirim data ke komputer yang diinginkan. Tiap
aplikasi pada komputer harus mempunyai alamat yang khusus pada komputer tersebut
agar transport layer dapat mengirim data ke aplikasi yang diminta. Pengalamatanpengalamatan
ini dikenal sebagai service access points (SAPs), yang mengandung arti
bahwa tiap aplikasi mengakses sendiri service dari transport layer. Protokol adalah
sekumpulan aturan (format, control code, prosedur) yang menunjukkan dua entity
bekerja sama untuk menukar data.

0 komentar:

Poskan Komentar

Thanx dah mau komen